fbpx

Indahnya Curug Panganten 5/5 (1)

Daerah Bandung tidak pernah kehabisan sisi untuk dijelajahi. Selain Lembang dan Ciwidey, wisatawan kerap mengisi liburannya dengan mengunjungi destinasi wisata di kawasan Pangalengan bandung. Terletak di area Bandung Selatan. Pangalengan merupakan sentra pertanian, perkebunan, dan peternakan. Hal tersebut menjadikan sisi perkotaan Bandung tampak jadi lebih asri.

Air terjun ini memiliki keunikan karena terdapat dua aliran air terjun yang saling berdampingan bak kedua mempelai di atas pelaminan. Makanya, air terjun ini disebut Curug Panganten yang dalam bahasa Sunda berarti air terjun pengantin. Curug ini memiliki air sungai yang bersih dan jernih sehingga bisa menjadi tempat untuk menceburkan diri sambil menikmati kesegaran udaranya. Tak hanya itu, air terjun yang berada di tengah hijaunya pepohonan semakin merelaksasi pengunjung.

Curug Panganten Cisarua Bandung

Curug Panganten adalah air terjun yang berada di barat Bandung. Air terjun ini berada pada ketinggian 1050 mdpl. Curug Panganten memiliki ketinggian ± 50 m. Curug Panganten ini memiliki keunikan yaitu pemandangan alamnya yang indah. Curug Panganten ini berada di lembah yang hijau dan menyejukan.

Curug Panganten ini memiliki dua aliran air terjun yang saling berdampingan, air terjun utama yaitu yang memiliki ukuran lebih besar dan deras, satu lagi yang berada di sebelahnya memiliki ukuran yang lebih kecil.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Curug Panganten ini adalah saat musim penghujan, debit air yang mengalir dari kedua aliran air terjun ini cukup deras dan indah, namun saat musim penghujan airnya menjadi berwarna coklat. Bila ingin melihat kejernihan air yang mengalir dari air terjun ini, maka kamu harus datang saat musim kemarau, namun saat musim kemarau debit air yang mengalir tidak terlalu deras sehingga bentuk dari air terjunnya tidak terlalu lebar dan deras.

Air Terjun dan Mitos Sepasang Pengantin

Seperti kebanyakan tempat wisata yang ada di sekitaran Bandung, Curug Panganten juga memiliki cerita tersendiri yang menyelimuti tempat ini. Penamaan Curug Panganten ini berhubungan dengan sepasang kekasih yang baru menjadi pengantin. Namun, ada beberapa versi mengenai kisah pengantin ini.

Kisah pertama mengapa air terjun ini dinamai Curug Panganten adalah karena air terjun ini memiliki dua aliran air yang saling berdampingan, namun aliran air yang berada disebelahnya memiliki debit air yang kecil sehingga air terjun yang disebelahnya terlihat lebih kecil. Dan apabila musim kemarau tiba, aliran air yang berada di sebelah Curug Panganten bisa sama sekali tak terlihat. Karena bentuknya yang memiliki dua aliran air terjun yang berpasangan layaknya sepasang kekasih/pengantin. Maka tempat ini pun dinamai sebagai Curug Panganten.

Kisah kedua yang melatarbelakangi dari penamaan air terjun ini adalah berhubungan dengan sepasang pengantin. Dikisahkan bahwa dahulu pernah ada sepasang kekasih yang baru menikah dan mengunjungi tempat ini, namun karena suatu kejadian sepasang kekasih ini terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai dari air terjun ini. Kisah lainnya menyebutkan bahwa pasangan tersebut tidak terjatuh dan hanyut, melainkan bunuh diri di air terjun ini.

Layaknya sebuah mitos yang berkembang di masyarakat, hingga kini pun belum bisa dipastikan siapa yang hanyut atau bunuh diri di air terjun ini, serta kapan terjadinya kejadian tersebut. Namun, menurut masyarakat sekitar bahwa dahulu air terjun ini bernama Curug Manglayang, karena kejadian tersebut maka air terjun ini berganti nama menjadi Curug Panganten. Hal itu dilakukan sebagai pengingat bahwa dahulu ada sepasang pengantin yang meninggal ditempat ini.

Fasilitas Curug Panganten Cisarua Bandung

Sedikit berbeda dengan saudaranya Curug Pelangi atau Curug Cimahi, Curug Panganten ini minim fasilitas dan belum dikelola secara baik oleh pemerintah negeri maupun swasta. Sarana dan prasarana yang ada pun terkesan tak terawat dan rusak. Di kawasan Curug Panganten ini tak terdapat fasilitas apapun termasuk toilet dan saung. Bila kamu ingin pergi ke toilet, maka kamu bisa memakainya di Wisata Alam Katumiri yang berada cukup jauh dari Curug Panganten ini.

Tiket Masuk Curug Panganten Cisarua Bandung

Untuk bisa menikmati semua keindahan alam yang ada di kawasan Curug Panganten ini, kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar 5.000 rupiah/orang. Tapi bagi kamu yang masuk melalui pintu masuk kawasan Wisata Alam Katumiri, maka kamu harus merogoh kocek lagi sebesar 6.000 rupiah/orang untuk tiket masuk tersebut. Serta tiket tersebut belum termasuk tiket parkir kendaraan kamu.

 

 

Suka dengan artikel ini ? beri Rating dan Share artikel ini yaa. Tq.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

On Key

Related Posts

Fast Response

×

Hallo!

Selamat datang di Marjaya Trans, PO Bus Pariwisata Terbaik dan Terpercaya di Bandung.

× Ada yang bisa kami bantu ?