fbpx

Pantai Parangkusumo Yogyakarta, Keindahan Panorama Berbalut Mistis 5/5 (5)

Pantai Parangkusumo Yogyakarta – Sebagai daerah istimewa di Indonesia, Yogyakarta memiliki berbagai keunikan. Kehidupan masyarakatnya masih memegang teguh adat dan budaya, belum lagi sistem pemerintah yang masih mempertahankan model kerajaan. Setiap sudut Kota Jogja seolah menyimpan cerita yang menarik untuk dikunjungi, tak terkecuali sektor wisata.

Kamu mungkin pernah mendengar beberapa tempat wisata di Jogja yang terkenal dengan kisah mistis. Bukan sepi pengunjung, tempat-tempat tersebut justru ramai oleh wisatawan yang penasaran dengan kisah tersebut. Salah satunya adalah Pantai Parangkusumo, sebuah objek wisata yang lekat dengan legenda Penguasa Ratu Selatan.

Pantai Parangkusumo YogyakartaMeski begitu, Pantai Parangkusumo juga menawarkan beragam keistimewaan lain yang akan membuat kamu semakin tertarik untuk mengunjunginya.

Daya tarik Pantai Parangkusumo
Pesona Pantai Parangkusumo ternyata masih melekat dengan sebuah kisah legenda mistis. Jadi, jangan heran jika kamu mencium wangi kemenyan saat menginjakkan kaki di Pantai Parangkusumo. Pasalnya, masih ada sesajen yang sengaja diletakkan di beberapa titik pantai.
Pantai yang dikeramatkan penduduk lokal

Pantai Parangkusumo Yogyakarta merupakan salah satu pantai yang dianggap sakral oleh penduduk setempat. Masyarakat Jogja meyakini adanya hubungan spesial antara Keraton Jogja dengan Nyi Roro Kidul, penguasa pantai selatan. Dalam tradisi Jawa, Pantai Parangkusumo dianggap sebagai gerbang utama atau jalan menuju Keraton Gaib Laut Selatan, kerajaan Nyi Roro Kidul.

Karena itu, tak heran jika Pantai Parangkusumo kerap menjadi tujuan peziarah saat bulan Sura dalam kalender penanggalan Jawa. Begitu pun pada hari-hari biasa, pengunjung akan meramaikan pantai saat malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon.

Konon, hubungan antara Keraton Jogja dan Nyi Roro Kidul dimulai sejak kekuasaan Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram. Menurut legenda, hubungan tersebut bermula di Pantai Parangkusumo. Awalnya, Senopati melakukan tapa ngeli (bertapa dalam aliran sungai) untuk menyempurnakan kesaktian.

Namun tiba-tiba terjadi badai yang membuat air laut mendidih, pohon-pohon tercabut dari akarnya, dan ikan terlempar ke daratan. Kejadian tersebut membuat Ratu Kidul menampakkan diri ke permukaan laut. Keduanya pun bertemu hingga saling jatuh cinta.

Kala itu, Senopati mengungkapkan keinginannya untuk menguasai Mataram. Permintaan Senopati pun dikabulkan dengan syarat Senopati dan seluruh keturunanya mau menjadi suami Ratu Kidul. Lantas, Senopati menyetujuinya asalkan mereka tidak memiliki anak. Perjanjian itulah yang diyakini membuat Keraton Jogja memiliki hubungan erat dengan Istana Laut Selatan.

Di sisi lain, ritual tapa Senopati membuat banyak orang percaya bahwa segala jenis permintaan akan terkabul jika dipanjatkan di Batu Cinta, Kompleks Cepuri. Batu Cinta pun kini menjadi salah satu area paling populer di Pantai Parangkusumo.

Suka dengan artikel ini ? beri Rating dan Share artikel ini yaa. Tq.

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn

Leave a Reply

On Key

Related Posts

Fast Response

×

Hallo!

Selamat datang di Marjaya Trans, PO Bus Pariwisata Terbaik dan Terpercaya di Bandung.

× Ada yang bisa kami bantu ?